Tampilkan postingan dengan label lirik lagu. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label lirik lagu. Tampilkan semua postingan

Rabu, 22 Mei 2013

Taking Back Sunday

Beberapa taun lalu sewaktu gue SMA, untuk pertama kali gue mendengarkan New American Classic dari Taking Back Sunday. Salah satu lagu di album mereka yang kedua When You Want To Be di tahun 2004. Yang ngenalin pertama kali lagu ini adalah sepupu gue. Ketika itu entah sedang galau atau apapun. Dengan raut muka sendu sepupu gue bilang "Lagu ini cocok banget di dengerin pas lagi putus."
Ga lama dia langsung memetik gitarnya dan bernyanyi dengan tatapan kosong kedepan. Gue merhatin bingung.

Awal denger band ini gue sempet ketuker-tuker mana yang judul lagu mana yang nama band. Gue pikir New American Classic itu nama bandnya merujuk kepada band asal Amerika lainnya The All American Reject hahaha. Taunya itu judul lagu. Berhubung lagu ini bernuansa ballad melow melow gitu, Taking Back Sunday justru menurut gue lebih cocok jadi judul lagunya :p

Gue lebih tertarik sama nama band ini. Selain unik, menurut gue keren aja, ada "jiwa" anak kantoran di makna nama itu. Taking Back Sunday yang gue artiin secara kasar "Merebut kembali hari mingguku" :p
Gebleknya gue malah pengen bikin lagu dengan judul itu.
Bercerita tentang seorang anak kantoran yang hari-harinya dilalui dengan kepenatan kantor belum lagi jadwal lembur yang padat, tekanan dari atasan dan deadline yang kian mendekat. Dalam kepulangannya dia berucap lirih "Can i taking back sunday? A day that I can't take". Kelam. Galau. Ingin melepas tapi masih butuh. Butuh duit gaji maksudnya hahahaha. Gue yakin lagu ini bakalan jadi hits para pekerja kantoran yang selalu dikejar-kejar deadline, apalagi yang bosnya galak :p

Oia.. Lagu ini juga yang gue pake buat jadi backsound baca puisi. Akhir-akhir ini gue jadi suka baca puisi, ga tau kenapa, padahal jaman Rangga Rangga-an ala AADC udah lama lewat :p
Ya gimana ya, pas film itu keluar gue masih SD ga ngerti apa-apa :|



Waktu itu gue nyari-nyari lagu yang pas sama isi puisinya yang bertemakan putus cinta, tiba-tiba gue inget sang sepupu dan mulailah buka-buka folder lagu di laptop gue dan ketemulah lagu ini :D
Judul puisi yang gue baca "Semoga Tidak Kamu Lagi" bikinan Bang Jep.
Awal tau puisi ini dari liat-liat soundcloud-nya temen. Pas dengerin. Desss.. Dalem juga. Kalimat terakhirnya maut. Jadinya gue ikutan baca ini puisi. Dan ikut-ikutan juga ngupload di soundcloud :p

Sebenernya gue lagi ga galau-galau amat, malah lagi dibikin gregetan sama seseorang.
Cuman akhir-akhir ini temen banyak yang curhat masalah sama pasangannya. Mengirimkan partikel energi negatif secara ga langsung. Gue malah jadi ikut-ikut galau -_-
Ah lain kali kalau ada yang curhat gue tolak deh hahaha

Kurang lebih lirik lagu New American Classic itu gini:

You've got to get better,
Said, it's all in your head,
We could live through these letters
Or forget it altogether,
See the months they don't matter
Its the days I can't take
When the hours move to minutes
And I'm seconds away,

Just ask the question come untie the knot
Say you won't care,
Say you won't care,
Retrace the steps, as if we forgot,
Say you won't care,
Say you won't care,
You try to avoid it, but there's not a doubt
And there's one thing I can do nothing about

When all that we need is just a reaction,
Its too much to ask for when there's no attraction anymore,
Chasing our dreams is just a distraction
I want to remember what I know
That I can't go back


Jadi yang gue tangkep dari lagu ini itu.
Sepasang kekasih yang hubungannya berada di ujung tanduk.
Salah satu pihak (dalam hal ini si laki-laki mungkin) minta kejelasan akan hubungannya.
Kaya semacam ada pertanyaan yang mengiang ngiang "Haruskah kita mengakhiri hubungan ini?"
Ditengah ketidak berdayaannya dia harus memilih bertahan atau melepas.
"Say you won't care" disitu kaya semacam.
"Coba tatap mata aku, dan bilang kamu udah bener-bener ga peduli lagi sama aku"
Kek adegan-adegan FTV hahaha.

Gitu kali :p

Gue ga pinter menginterpretasikan sebuah lagu, apalagi yang liriknya bahasa Inggris hahaha. Ini lagi iseng aja pengen nulis, karena keadaan di kantor lagi membosankan, gue jadi teringat "Taking Back Sunday"

Balik ke minggu, Peheliss...! :p




Jadi, bidadari mana yang mau gue culik nemenin nonton Fast Furious 6 nih?
#colongan #siapatauadayangnanggepin :p



Rabu, 08 Mei 2013

You and Me, Just Shiver.

Akhir-akhir ini hati lagi melow. Padahal ga lagi kasmaran, semacamnya atau apapun. Sedang dalam posisi selangkah untuk move on hehehe.
Udah seminggu ini kerjaan lagi longgar. Dikantor jadi twitteran mulu sambil browsing iseng-iseng baca artikel sama blog orang. Kebetulan gue lagi seneng banget dengerin lagu-lagu Coldplay salah satunya "Shiver",  single Coldplay di album Parachutes.
Yang belum denger, gue cantumin link download-nya deh :D
http://files.indowebster.com/download/files/Coldplay_Shiver
 
Lagu yang seperti mesin waktu, yang mampu melempar gue ke hari itu.

So, I look in your direction 
But you pay me no attention, do you?  
I know you don't listen to me  
'Cos you say you see straight through me, don't you?
 

And on and on  
From the moment I wake,
to the moment I sleep  
I'll be there by your side, 
just you try and stop me  
I'll be waiting in line, 
just to see if you care
 

Oh! Did you want me to change?  
Well I changed for good 
I want you to know that you'll always get your way  
I wanted to say
Don't you shiver, shiver  


Sing it loud and clear 
I'll always be waiting for you

Gue bukan orang yang mendalami sejarah sebuah band ataupun sejarah dibalik penciptaan sebuah lagu. Tapi kala itu entah kenapa gue ngerasa lagu Shiver ini ngasi kesan yang emosional. Perasaan meledak-ledak dari Chris yang nyiptain lagu ini tuh kaya yang nyampe. Berasa banget dari lirik sama aransemennya. Dengerin Shiver sambil nutup mata seakan ngebuat gue pengen loncat-loncat sambil gaya pegang gitar terus muter-muter di tempat. Ga lupa kepala di angguk anggukin ngikutin ketukan drum.
Dari situlah gue penasaran sama lagu ini. Dan kemudian gue pun browsing dan kepoin mbah google.
Gue menemukan hal yang lucu. Ga lucu juga sih malah kesannya kok "nampar" gue gitu. Hehehe.
Beberapa media dan juga fans Coldplay meyakini bahwa lagu Shiver itu dibuat untuk seseorang yang Chris suka pada saat itu. Tentu saja sebelum Chris ketemu Gwyneth. Perempuan itu adalah Natalie Imbruglia.
Seorang penyanyi dan aktris asal Australia. Ah jangan kan Chris Martin gue juga suka :p
Salah satu daya tarik film Johnny English, ya karena Natalie maen jadi pemeran utama ceweknya. Hehehe.


Saat itu Chris muda jatuh cinta dengan Natalie. Singkat cerita Natalie ga punya perasaan yang sama dengan apa yang di rasain Chris. Bahasa puitisnya "bertepuk sebelah tangan". Perhatiin deh liriknya.
 
So you know how much I need you  

But you never even see me, do you? 
And is this my final chance of getting you
 

Sing it on and on  
From the moment I wake,
to the moment I sleep 
I'll be there by your side, 
just you try and stop me  
I'll be waiting in line, 
just to see if you care, if you care
 

Oh! Did you want me to change?  
Well I changed for good  
And I want you to know that you'll always get your way 
I wanted to say, to say, to say
Don't you shiver, shiver  


Sing it loud and clear  
I'll always be waiting for you 
So, I'll always be waiting for you  
Yeah, I'll always be waiting for you  
Yeah I'll always be waiting

And it's you I see but you don't see me 
And it's you I hear so loud and so clear 
Sing it loud and clear 
I'll always be waiting for you
 
So I look in your direction  

But you pay me no attention  
And you know how much I need you  
But you never even see me


Dari apa yang ditulis Chris sih gue nyimpulinnya semacem kaya, 
Kita udah ngasi perhatian tapi dianya ga sadar, 
ada "sosok" lain yang ia liat yang nutupin segala perhatian yang kita kasih. 
Kita cuma bisa nunggu, nunggu dia sadar kalau kita itu "ada".

Ini lagu patah hati yang gentle menurut gue.
Seseorang yang tulus mencintai, tapi bertepuk sebelah tangan.
Patah hati. Tapi ia berusaha tidak menyalahkan, tidak memojokan.

Seorang teman pernah menulis PM. Kira-kira gini.
"The hardest love to forget is the one that never happened"
Hehehe..
Mungkin ada benernya juga.
Toh sekarang Chris udah bahagia bersama Gwyneth.
Yang katanya Gwyneth adalah seseorang yang menginspirasi Chris dalam membuat salah satu masterpiece Coldplay lainnya.
Fix You.

"Terima kasih atas segala senyum, cerita, ataupun keluhan berat badanmu. Pada akhirnya, meski itu bukan aku. Semoga kelak akan ada kamu yang lain. Aamiin." :)